Shadow

Proyek Jalan Tol, Wakil Walikota Langsa Hadiri Pembayaran Ganti Rugi Tanah


Langsa – Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM., menghadiri seremonial pembayaran ganti rugi proyek pengadaan tanah untuk pembangunan ruas jalan tol Binjai – Langsa II Tahap 5 Tahun 2021, di Aula Gedung Cakra Donya Langsa, Senin (28/06/2021).

Dalam sambutannya Marzuki Hamid mengatakan, mewakili Pemerintah Kota Langsa mengucapkan selamat kepada masyarakat penerima pembayaran ganti rugi tanah.

Wakil Walikota mengharapkan kepada para Camat, Geuchik, maupun perangkat gampong yang masyarakatnya menerima pembayaran ganti rugi tanah ini, agar berkoordinasi dengan kepala BPN Kota Langsa, untuk dapat diperiksa secara teliti dan terperinci dengan menunjukkan surat – surat dan KTP agar nanti tidak terjadi kesalahan dalam penerimaan pembayaran atas ganti rugi tanah tersebut.

Lanjutnya, dengan adanya pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Binjai-Langsa ini, nantinya dapat memangkas jarak sehingga masyarakat bisa mempercepat waktu tempuh lintas Sumatera.

“Oleh karena itu, jalan tol ini sangat dibutuhkan masyarakat, karena dapat mengurangi inefisiensi akibat kemacetan pada ruas jalan utama, serta untuk meningkatkan pelayanan sistem distribusi barang. Pembangunan jalan tol ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan antar wilayah serta meningkatkan pemerataan hasil pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Langsa,” tutupnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Binjai – Langsa, Alfisyah ST., MT, mengatakan pengadaan tanah di Kota Langsa ini termasuk yang tercepat di Indonesia.

“Setelah dilakukan musyawarah antara masyarakat dan pihak- pihak terkait, pengadaan tanah di Kota Langsa, ini termasuk cukup cepat bahkan tercepat di Indonesia dan Alhamdulillah berkat kerja keras semua tim, maka hari ini kita dapat menyelenggarakan acara pembayaran ganti rugi tanah untuk pembangunan ruas jalan tol Binjai- Langsa II Tahap 5 Tahun 2021 ini, ” kata Alfisyah.

“Akhirnya pada hari ini, bisa dibayar sebanyak 130 bidang seluas 33,3 Ha atau senilai Rp 59,1 Miliar dan kami mewakili Kementerian PUPR berharap kegiatan ini berjalan lancar sampai tahap pembayaran kepada nasyarakat selesai nantinya, sehingga pembangunan jalan tol ini bisa dipercepat,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Aceh, Kepala Kantor Pertanahan Kota Langsa, Erwis, A., para Camat dalam wilayah Kota Langsa, Danramil, Kapolsek, unsur manajemen Bank Aceh Syariah, para masyarakat penerima pembayaran ganti rugi, dan para tamu undangan lainnya. | syafrul |

Rilis : merdeka.com

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x