Shadow

Begini Nasib Lapangan Krueng Geukueh Sejak Dibangun Pasar


Dewantara — Geukueh Kecamatan Dewantara, Aceh Utara sudah enam tahun lebh tidak memiliki alun alun (lapangan upacara) dan lapangan bola kaki menyusul dibangunnya pasar terpadu untuk pedagang kaki lima dan pedagang hari pekan. Namun pasar yang dibangun begitu megah dengan anggaran Pemerintah Pusat yang disebut sebut mencapai tiga miliar rupiah lebih hingga sekarang belum pernah dfungsikankan.

Bahkan bangunannya kelihatan sudah rusak dan tidak memiliki atap lagi. “Sedih dan menyedihkan lapangan hilang dan pasar yang dibangunpun tidak jelas lagi”, kata Fachrul Razi H Cut, Anggota DPRA’ Selasa (25/2) setelah menyaksikan kondisi lapangan serta pasar yang dibangun tersebut .

Menurut Fachrul apa yang terlihat sekarang tidak boleh berlanjut tanpa kejelasan. Pihaknya merasa terpanggil ketika Krueng Geukueh tidak lagi memiliki alun alun serta lapangan untuk kegiatan olah ragia seperrti bola kaki dan kegiatan lainnya. Prihatin sekali ketika anak muda yang gemar olah raga tidak ada lapangan.

“Saya sudah lakukan survey dengan kesimpulan, lapangan Krueng Geukueh yang terletak di depan kantor Camat Dewantara harus segera difungsikan kembali. Anggaranpun yang diperkirakan mencapai enam miliyar rupiah akan disiapkan yang bersumber dari anggaran aspirasi tahun 2021. Dia menambahkan, kebutuhan lapangan di Krueng Geukueh sudah sangat mendesak.

Sejumlah tokoh masyarakat dan kalangan anak muda yang ditemui Media ini juga menyampaikan hal yang sama. “ Lapangan Krueng Geukueh harus segera difungsikan kembali dan tehadap lokasi pasar bisa dicari ketempat lain. Lokasi pasar sangat cocok dan strategis di kawasan Simpang KKA gampong Paloh Lada”, sebut mareka.

Asnawi H Ali, Ketua Forum Keusyik Aceh Utara saat dihubungi. Rabu (26/2) mengatakan, sangat mendukung bila pasar Krueng Geukueh dipindah ke kawasan Simpang KKA. Alasannya pasar Keude Krueng Geukueh sudah sangat padat lebih lebih pada hari pekan minggu dimana pedagang berdesakan menjajakan barang dagangannya bahkan hingga menutupi badan jalan.

Menurut Asnawi Kalau kawasan Simpang KKA dibangun pasar bukan saja strategis juga Krueng Geukueh nantinya bisa seperti Bireuen karena masyarakat di dua kabupaten, Aceh Tengah dan Bener Meriah akan lebih mudah berbelanja dan menjual hasil pertanian mareka ke pasar Simpang KKA. “Bukan itu saja Kampus Unima lebih dekat dengan Simpang KKA juga akan dibangun rumah sakit di kawasan persawahan gampong Pulo Rungkom”, sebut Asnawi. (Ucr)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x