BKKBN Aceh Gelar Rakerda Banggakencana

BANDA ACEH – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Bencana (Banggakencana) tahun 2020 selama tiga hari, 9- 11 Maret 2020 di Hermes Palace Hotel, Kota Banda Aceh.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS-PK) BKKBN Pusat Dr. dr. M. Yani, M.Kes, Selasa, 10 Maret 2020.

Turut hadir, yang mewakili Pemerintah Aceh, para anggota dewan,Kepala OPD KB kabupaten/kota se- Aceh, Akademisi, mitra kerja BKKBN Aceh, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Kepala BKKBN Aceh, Drs. Sahidal Kastri. M.Pd mengharapkan melalui Rakerda terjadi koordinasi dan sinkronisasi program dan kegiatan Program Bangga Kencana dapat terwujud dengan baik dan tujuan pembangunan nasional dapat tercapai.

Terutama, yang terkait dengan tugas dan fungsi BKKBN melalui visi dan misi untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang guna mendukung tercapainya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

“Kami yakin dengan komitmen kuat dari semua pihak mak sasaran- sasaran Program Bangga Kencana dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” tegas Drs. Sahidal Kastri. M.Pd dalam kata sambutanya di depan para undangan.

Drs. Sahidal Kastri. M.Pd mengungkapkan kegiatan Rakerda ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerjas Nasional (Rakernas) Program Banggakencana yang telah diselenggarakan di BKKBN Pusat pada 11-13 Februari 2020, sebagai tema yang diangkat adalah Banggakencana dalam Era Milenial Untuk Indonesia Maju, Sejahtera dan Bekeadilan.

Maka, untuk memastikan implemantasinya baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, maka tema Rakerda Progran Banggakencana tahun 2020 adalah : ”Bangga Kencana dalam Era Milenial Untuk Indonesia Maju, Sejahtera dan Bekeadilan”.

“Rakerda kali ini dapat meningkatkan dukungan komitmen, antara BKKBN dan pemerintah daerah dalam penerapan kebijakan dan strategi Program Banggakencana di seluruh Aceh, terutama di wilayah yang tingkat capaian Program Banggakencana belum maksimal.

Selain itu, dapat terjali komunikasi yang strategis anatar BKKBN Aceh dengan Pemerintah Aceh, baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” harap Drs. Sahidal Kastri. M.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *