Program IPAL Desa Blang Naleung Mameh Terbangkalai Siapa Yang Bertanggungjawab?

Lhokseumawe — Program Sanitasi Berbasis Masyarakat Islamic Develoment Bank (Sanimas IDB) Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dengan kegiatan IPAL Komunal & Perpipaan yang dilaksanakan Oleh KSM Utara Sejahtera yang berlokasi di Dusun Utara Desa Blang Naleung Mameh Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe, dengan nilai kontrak Rp.425.000.000 nomor kontrak 003/satker-PIP-LSM/SPK/Sanimas IDB/2017, Jum,at (06/03/2020).


Program sanimas yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah tersebut sampai tahun 2020 ini belum juga berfungsi sebagai mana mestinya, ditambah lagi SR dari rumah warga yang dikerjakan pun asal jadi. Hal tersebut dilakukan diduga untuk meraup keuntungan pribadi.


Warga penerima manfaat pun beberapa waktu yang silam sempat melakukan protes akibat air limbah yang di tampung meluap kerumah warga dan menimbulkan bau yang sangat menyengat, setelah tidak digubris warga penerima manfaat memotong pipa aliran dari rumah mereka. Dikarnakan tidak tahan dengan bau menyengat dan limbah masuk kembali kerumah warga.


Untuk itu warga juga meminta pihak terkait untuk segera turun ke lokasi agar dana ratusan juta yang digunakan untuk membangun IPAL tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Blang Naleung Mameh.


Salah satu warga yang tidak mau namanya ditulis media ini mengatakan Walikota Lhokseumawe harus tau hal ini bukannya bermanfaat bagi warga malah menjadi sumber masalah baru setelah IPAL itu dibangun, ini juga program yang tidak tepat sasara bagi masyarakat,”paparnya.


Selain itu progaram tanpa kumuh yang digadang gadangkan oleh pemeritah kota Lhokseumawe jauh panggang dari api, pasalnya dengan adanya IPAL tersebut jalan Desa jadi hancur dan kini sudah tertimbun dengan jalan yang baru dibangun lagi dengan menggunakan dana Desa, setelah berita ini dilayangkan pihak wartawan media ini belum dapat melakukan komfirmasi dengan pihak terkait (A,007)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *